Langsung ke konten utama

Daily Activity (5)

Assalamualaikum Wr.Wb

Hari ini adalah praktek terakhir di minggu ini karena besok hari jumat 😂😂. Kegiatan hari ini adalah membuat Choux a`la creme.

Seperti biasa pagi pagi datang ke kampus sebelum jam 8, trus saya tidak sempat sarapan dirumah, jadi sarapan di kampus. Nah tepat jam 8 oneline depan kitchen kami diabsen, pemeriksaan grooming dan peralatannya.  Sembari menunggu Pak Ical, kami perkenalan diri karena senior kami baru incharge soalnya mereka baru pulang dari Training/ PKN (Praktek Kerja Nyata), dan mereka menceritakan jiga pengalamannya selama Training di Hotel

Pak Ical sudah datang dan senior mulai menyiapkan bahan dan peralatan untuk showing membuat Choux.  Setelah Pak Ical showing kita mulai juga menyiapkan bahan dan alat yang akan digunakan. Setelah semuanya siap kita mulai membuat Choux nya.

Bahan :

  • air 500 ml
  • butter 250 gr
  • soft flour 300 gr
  • hard flour 70 gr 
  • milk powder 5 gr
  • egg 625 ml


Cara pembuatannya cukup mudah namun perlu ketelitian, pertama susu dihangatkan tapu jangan sampai mendidih lalu butter atau margarin dimasukkan kedalam susu tadi. Kalau butternta sudah meleleh tepungnya dimasukkan perlahan-lahan kemudian diaduk sampai semua menggumpal dan tidak melengket di pan nya. Nah sudah itu adonan dipindahkan ke tempat mixer lalu dimixer hingga uap panas berkurang.


Jika uap panasnya mulai berkurang masukkan telurnya sambil di mixer dengan kecepatan rendah, jika semua sudah tercampur naikkan lagi kecepatan mixer, mixer sampai adonan halus lembut kelihatannya. Baru siapkan piping bag dan loyang nya. Masukkan adonan kedalam piping bag dan gunting ujungnya lalu buat lingkaran diatas loyang mungkin sekitar 3 putaran yang bersusun seperti menuang es krim (kayak di kfc, disusun) lalu di bake.

Selesai di bake kuenya di beri sedikit lobang di bawahnya untuk diisi dengan pastry cream.

Selesai itu kami oneline kembali untuk membegai section kitchen, dan mulai membersihkan kitchen.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Food Terminologi *3*

1.    Hamburger   Istilah "burger", formasi balik, terkait dengan berbagai jenis sandwich, mirip dengan hamburger (daging tanah), namun terbuat dari daging yang berbeda seperti kerbau di burger kerbau, daging rusa, kanguru, kalkun, rusa, domba atau ikan seperti salmonin burger salmon, tapi bahkan dengan sandwich tanpa daging seperti burger veggie.  2.    Sushi Sushi ( す し , 寿司 , 鮨 ) adalah hidangan Jepang dari nasi vinegared yang disiapkan secara khusus ( 鮨 飯 sushi-meshi), biasanya dengan beberapa gula dan garam, dikombinasikan dengan berbagai bahan ( ネ タ neta), seperti makanan laut (paling umum dan sering mentah), sayuran, dan kadang-kadang buah-buahan. Gaya sushi dan presentasinya sangat bervariasi, namun bahan utamanya adalah "nasi sushi", juga disebut asshari ( し ゃ り ), atau sumeshi ( 酢 飯 ). Istilahushi tidak lagi digunakan dalam konteks aslinya dan secara harfiah berarti "mencicipi asam" 3.    Donat Donat atau...

Food Terminologi *6*

1. Ketupat kandangan Makanan khas dari Kandangan, Kalimantan Selatan ini juga punya rasa otentik. Kalau biasanya ketupat disajikan bersama ayam atau daging, ketupat kandangan ini disajikan bersama ikan. Ikan yang digunakan dalam ketupat kandangan adalah jenis ikan gabus. Ikan gabus ini dimasak dengan cara dipanggang terlebih dahulu sebelum dimasak dengan kuah santan yang penuh bumbu. 2. Chai kue Chai kue atau choi pan adalah  snack  dari Kalimantan yang banyak terpengaruh budaya Tiongkok. Makanan gurih dengan isian lobak dan ebi ini punya rasa unik. Apalagi kalau dimakan bersama sambalnya yang pedas plus asam. Rasanya kamu nggak akan pernah berhenti ngunyah. Makanan khas Kalimantan ini jadi salah satu makanan yang paling dikangenin orang asli Pontianak. 3. Manday Kalau Yogyakarta punya gudeg yang terbuat dari nangka, Kalimantan juga punya sajian khas yang terbuat dari buah cempedak yang mirip dengan buah nangka. Bedanya manday atau mandai ini terbuat dari k...

Jenis- jenis Lettuce

1. Lollo verde Di Indonesia, dikenal juga dengan sebutan selada keriting. Memiliki daun yang ramping dengan bagian ujung bergelombang. Tulang daunnya empuk, berwarna putih. Biasanya daun selada keriting ini berwarna hijau muda hingga kuning muda. Cita rasanya netral, cocok dipadukan dengan beragam dressingg. 2.    Lollo rosso Berada pada kategori yang sama dengan selada keriting. Bedanya, jenis dedaunan ini ujungnya berwarna kemerahan. Teksturnya lembut, namun tetap renyah. Dipercaya mengandung antioksidan jenis quercetin yang tinggi. Kerap digunakan sebagai campuran dalam mesclun. 3.    Iceberg lettuce  (Head lettuce) Kerap disebut selada bokor. Merupakan jenis selada dengan bonggol yang besar dengan lembaran daun berlapis-lapis yang padat. Teksturnya renyah dengan cita rasa segar. Di beberapa negara Eropa, selada jenis ini hanya bisa ditemukan pada musim panas. Setelah dipanen, selada bokor harus segera dikonsumsi karena daya tahannya hanya sekitar...