Langsung ke konten utama

Jenis- jenis Lettuce

1. Lollo verde


Di Indonesia, dikenal juga dengan sebutan selada keriting. Memiliki daun yang ramping dengan bagian ujung bergelombang. Tulang daunnya empuk, berwarna putih. Biasanya daun selada keriting ini berwarna hijau muda hingga kuning muda. Cita rasanya netral, cocok dipadukan dengan beragam dressingg.

2.    Lollo rosso
Berada pada kategori yang sama dengan selada keriting. Bedanya, jenis dedaunan ini ujungnya berwarna kemerahan. Teksturnya lembut, namun tetap renyah. Dipercaya mengandung antioksidan jenis quercetin yang tinggi. Kerap digunakan sebagai campuran dalam mesclun.

Gambar terkait

3.    Iceberg lettuce  (Head lettuce)
Kerap disebut selada bokor. Merupakan jenis selada dengan bonggol yang besar dengan lembaran daun berlapis-lapis yang padat. Teksturnya renyah dengan cita rasa segar. Di beberapa negara Eropa, selada jenis ini hanya bisa ditemukan pada musim panas. Setelah dipanen, selada bokor harus segera dikonsumsi karena daya tahannya hanya sekitar 24 jam.Bentuknya lebih mirip kol, dengan lembaran-lembaran daun yang saling bertumpuk rapat dan padat.

Hasil gambar untuk Iceberg lettuce  (Head lettuce)
4.    Cos/Romaine lettuce
Dipasarkan dengan nama yang sama di sini. Aslinya berasal dari Pulau Kos di Yunani. Daunnya lebar berwarna hijau dengan bentuk oval memanjang. Menjadi dasar untuk pembuatan cesar salad yang tersohor.  sekilas mirip sawi putih. Romaine lettuce atau yang lebih dikenalcos merupakan lettuce yang paling digemari dalam bentuk hidangan salad.

double romaine

 

 

 

 

 

Romaine lettuce

 

 

 

 

 

 

5.    Boston lettuce/Escarole
Disebut juga selada batavia. Memiliki bonggol di bagian pangkalnya dengan helaian daun yang lepas. Daunnya sedikit bergelombang dan bercita rasa segar dengan tekstur renyah. Selain cocok sebagai campuran salad,  sering juga digunakan untuk  sandwich.

Hasil gambar untuk 5.    Boston lettuce/Escarole

6.    Radicchio
Berasal dari keluarga chicory. Memiliki daun berwarna merah gelap dengan semburat putih pada bagian batang. Bentuknya bulat atau memanjang dan rasanya sedikit pahit. Populer dipakai dalam sajian salad dari dapur Italia. Karena  agak pahit, radicchio kerap dimasak terlebih dahulu. Terkadang ditambah wine untuk memperkaya rasa selada merah ini.

Hasil gambar untuk Radicchio

7.  Butterhead (var. Asparagina)

gotham

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Utensil and Equipment *6*

Paddle Atttachment Fungsi : cocok untuk mengaduk thin batter, adonan cake, dan mashing potato. material : cast iron cara membersihkan : dicuci dengan sabun bilas dengan air bersih dan keringkan. Dough Arm Fungsi : mencampur adonan roti, atau adonan ber ragi Material : cast iron Cara membersihkan : dicuci dengan sabun bilas dengan air bersih dan keringkan. Bowl chopper Fungsi : alat pencampur daging, biasa digunakan untuk mencampur adonan bakso. Material : iron cara membersihkan : dibersihkan bagian yang kotor dengan kain basah lalu keringkan. Sheet pan Fungsi : tempat memanggang cake, rolls, cookies dan memanggang daging atau ikan. Material : stainless steel cara membersihkan : dicuci dengan sabun bilas air bersih dan keringkan. Roasting Pan  Fungsi : roasting daging dan poultry Material : stainless steel cara membersihkan : dicuci dengan sabun bilas air bersih dan keringkan. Fish Poacher  Fungsi : untuk mere...

Local Food #3

TINUTUAN / BUBUR MANADO Tinutuan atau Bubur Manado adalah makanan khas Indonesia dari Manado,Sulawesi Utara. Ada juga yang mengatakan tinutuan adalah makanan khas Minahasa,Sulawesi Utara. Tinutuan merupakan campuran berbagai macam sayuran, tidak mengandung daging, sehingga makanan ini bisa menjadi makanan pergaulan antar kelompok masyarakat di Manado. Tinutuan biasanya disajikan untuk sarapan pagi beserta berbagai pelengkap hidangannya. Kata tinutuan tidak diketahui asalnya. Sejak kapan tinutuan menjadi makanan khas kota Manado tidak diketahui dengan jelas. Ada yang mengatakan tinutuan mulai ramai diperdagangkan di beberapa tempat di sudut kota Manado sejak tahun 1970. Ada juga yang mengatakan sejak tahun 1981. ​Tinutuan dipakai menjadi motto Kota Manado sejak kepemimpinan walikota Jimmy Rimba Rogi dan wakil walikota Abdi Wijaya Buchari periode 2005-2010, menggantikan motto Kota Manado sebelumnya yaitu Berhikmat. Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pariwisata setempat pada tahun 2...